
Kalkulator Rumus Kuadrat
Selesaikan persamaan ax²+bx+c=0 dengan mudah menggunakan Kalkulator Rumus Kuadrat kami. Temukan akar real dan kompleks secara instan, cepat, dan akurat!
ax2+bx+c=0
x =
-
6
11
±
√19i
11
Ada kesalahan dengan perhitungan Anda.
Terakhir diperbarui: 27 Juni 2026
Daftar Isi
- Menggunakan Kalkulator Rumus Kuadrat
- Cara Menyelesaikan Persamaan Kuadrat Menggunakan Rumus Kuadrat
- Contoh Praktis Penggunaan
- Asal-usul Penurunan Rumus Kuadrat
- Fakta Menarik Seputar Persamaan Kuadrat
Menggunakan Kalkulator Rumus Kuadrat
Kalkulator rumus kuadrat ini adalah alat online yang praktis dan mudah digunakan untuk menyelesaikan persamaan kuadrat dengan cepat. Di dalam ilmu aljabar, persamaan kuadrat adalah persamaan matematika apa pun yang dapat ditulis dalam bentuk baku berikut:
ax²+bx+c=0
di mana
a≠0
Cara menggunakan kalkulator persamaan kuadrat ini sangat mudah: cukup masukkan nilai A, B, dan C ke dalam kolom yang tersedia, lalu klik "Hitung." Perlu diperhatikan bahwa nilai A tidak boleh nol (0), sedangkan angka nol masih bisa diterima untuk nilai B dan C. Baik untuk akar real maupun kompleks, kalkulator ini secara otomatis akan menggunakan rumus kuadrat (sering disebut rumus ABC) untuk menemukan seluruh solusi dari persamaan yang diberikan. Selain itu, alat ini juga akan menyederhanakan bentuk akar (radikal) yang dihasilkan untuk menyajikan hasil akhir dalam bentuk yang paling sederhana.
Cara Menyelesaikan Persamaan Kuadrat Menggunakan Rumus Kuadrat
Anda dapat menyelesaikan segala jenis persamaan kuadrat menggunakan rumus kuadrat. Langkah pertama, pastikan persamaan yang ingin dihitung sudah diubah ke dalam bentuk baku: ax²+bx+c=0. Selanjutnya, Anda bisa menemukan solusinya menggunakan rumus berikut:
$$x=\frac{-b±\sqrt{b²-4ac}}{2a}$$
Bagian persamaan yang berada di dalam tanda akar kuadrat, yaitu b²-4ac, dikenal dengan sebutan nilai diskriminan.
- Jika diskriminan bernilai positif, b²-4ac>0, persamaan akan memiliki dua akar real yang berbeda.
- Jika diskriminan bernilai negatif, b²-4ac<0, persamaan akan memiliki dua akar kompleks atau imajiner (karena akar kuadrat dari bilangan negatif menghasilkan bilangan kompleks).
- Jika diskriminan bernilai nol, b²-4ac=0, persamaan hanya akan memiliki satu akar real (akar kembar).
Kalkulator persamaan kuadrat kami tidak hanya menampilkan hasil akhir, tetapi juga menyajikan penjabaran langkah demi langkah secara lengkap. Sistem juga akan menghitung nilai diskriminan dan menginformasikan apakah nilainya positif, negatif, atau nol.
Contoh Praktis Penggunaan
Contoh 1 (Persamaan dengan dua akar real)
Selesaikan persamaan kuadrat berikut:
2x²+3x-2=0
Pada contoh ini a=2, b=3, c=-2.
Dengan memasukkan nilai-nilai tersebut ke dalam rumus kuadrat, kita akan mendapatkan:
$$x=\frac{-b±\sqrt{b²-4ac}}{2a}=\frac{-3±\sqrt{3^2-4(2)(-2)}}{2(2)}=\frac{-3±\sqrt{9+16}}{4}=\frac{-3±\sqrt{25}}{4}$$
Nilai diskriminan dari persamaan ini adalah positif, yaitu b²-4ac=25>0. Oleh karena itu, persamaan ini dipastikan memiliki dua akar real.
Sekarang, mari kita sederhanakan bentuk akar yang dihasilkan:
$$x=\frac{-3±\sqrt{25}}{4}=\frac{-3±5}{4}$$
$$x=\frac{-3+5}{4}\ \ \ dan\ \ \ x= \frac{-3-5}{4}$$
$$x=\frac{2}{4}\ \ \ dan\ \ \ x=-\frac{8}{4}$$
$$x=\frac{1}{2}\ \ \ dan\ \ \ x=-2$$
Hasil akhirnya adalah:
x=0,5
x=-2
Contoh 2 (Persamaan dengan akar kompleks)
Selesaikan persamaan kuadrat berikut:
x²+2x+5=0
Pada contoh ini a=1, b=2, c=5.
Dengan memasukkan nilai-nilai tersebut ke dalam rumus kuadrat, kita akan mendapatkan:
$$x=\frac{-b±\sqrt{b²-4ac}}{2a}=\frac{-2±\sqrt{2^2-4(1)(5)}}{2(1)}=\frac{-2±\sqrt{4-20}}{2}=\frac{-2±\sqrt{-16}}{2}$$
Nilai diskriminan dari persamaan ini adalah negatif, yaitu b²-4ac=-16<0. Oleh karena itu, persamaan ini akan memiliki dua akar kompleks.
Sekarang, mari kita sederhanakan bentuk akar yang dihasilkan:
$$x=\frac{-2±\sqrt{-16}}{2}=\frac{-2±4i}{2}=\frac{-2}{2}±\frac{4i}{2}=-1±2i$$
Hasil akhirnya adalah:
x=-1+2i
x=-1-2i
Contoh 3 (Persamaan dengan satu akar)
Selesaikan persamaan kuadrat berikut:
3x²+6x+3=0
Pada contoh ini a=3, b=6, c=3.
Dengan memasukkan nilai-nilai tersebut ke dalam rumus kuadrat, kita akan mendapatkan:
$$x=\frac{-b±\sqrt{b²-4ac}}{2a}=\frac{-6±\sqrt{6^2-4(3)(3)}}{2(3)}=\frac{-6±\sqrt{36-36}}{6}=\frac{-6±\sqrt0}{6}$$
Nilai diskriminan dari persamaan ini adalah nol, b²-4ac=0. Oleh karena itu, persamaan ini hanya memiliki satu akar (akar kembar).
$$x=\frac{-6}{6}$$
Hasil akhirnya adalah:
x=-1
Asal-usul Penurunan Rumus Kuadrat
Seperti yang telah dijelaskan di atas, Anda dapat menggunakan rumus kuadrat untuk memecahkan semua jenis persamaan kuadrat secara mutlak, tanpa peduli apakah nilai diskriminannya positif, negatif, atau nol. Sekarang, mari kita pelajari bagaimana rumus kuadrat ini diturunkan. Memahami prinsip dasar dari penurunan rumus sangatlah berguna, terutama jika suatu saat Anda lupa bentuk akhirnya.
Konsep dasar penurunan rumus kuadrat sebenarnya cukup sederhana dan menggunakan metode melengkapkan kuadrat sempurna. Untuk mendapatkan solusi dari persamaan kuadrat baku ax²+bx+c=0, Anda bisa mengikuti penjabaran langkah-langkah di bawah ini:
- Kita memiliki persamaan awal:
ax²+bx+c=0
Pindahkan konstanta C ke ruas kanan persamaan:
ax²+bx=-c
- Hilangkan koefisien A pada suku kuadrat x². Untuk melakukannya, bagi seluruh persamaan dengan A:
$$x²+\frac{b}{a}x=-\frac{c}{a}$$
- Tambahkan
$$(\frac{b}{2a})^2$$
ke kedua ruas persamaan:
$$x²+\frac{b}{a}x+(\frac{b}{2a})^2=-\frac{c}{a}+(\frac{b}{2a})^2$$
- Ruas kiri persamaan kini telah berbentuk kuadrat sempurna x²+2dx+d². Ekspresi ini dapat ditulis ulang menjadi (x+d)².
Di dalam persamaan kita, nilai d diwakili oleh
$$\frac{b}{2a}$$
Sehingga bentuknya menjadi:
$$x²+\frac{b}{a}x+(\frac{b}{2a})^2 = \left(x+\frac{b}{2a}\right)^2$$
Substitusikan bentuk ini ke ruas kiri persamaan kita, dan biarkan ruas kanan tetap seperti aslinya untuk sementara waktu:
$$\left(x+\frac{b}{2a}\right)^2=-\frac{c}{a}+(\frac{b}{2a})^2$$
Sekarang, variabel x hanya muncul satu kali di dalam persamaan ini.
- Tarik akar kuadrat dari kedua ruas persamaan:
$$x+\frac{b}{2a}=± \sqrt{-\frac{c}{a}+(\frac{b}{2a})^2}$$
- Pindahkan $\frac{b}{2a}$ ke ruas kanan persamaan:
$$x=-\frac{b}{2a}± \sqrt{-\frac{c}{a}+(\frac{b}{2a})^2}$$
- Samakan penyebut pada ruas kanan dengan mengalikan pecahan di dalam akar dengan
$$\frac{2a}{2a}$$
$$x=\frac{-b ± \sqrt{-\frac{c}{a} × (2a)^2 + (\frac{b}{2a})^2 × (2a)^2}}{2a}$$
- Sederhanakan persamaannya:
$$x=\frac{-b±\sqrt{-4ac+b²}}{2a}$$
- Pada akhirnya, kita akan mendapatkan rumus kuadrat (rumus ABC) yang umum kita kenal:
$$x=\frac{-b±\sqrt{b²-4ac}}{2a}$$
Fakta Menarik Seputar Persamaan Kuadrat
- Hasil penjumlahan dari kedua akar persamaan kuadrat selalu bernilai
$$\frac{-b}{a}$$
Oleh karena itu, jika nilai diskriminan b²-4ac sama dengan nol, Anda bisa langsung menemukan satu-satunya akar (akar kembar) dengan menggunakan rumus
$$\frac{-b}{2a}$$
- Hasil kali dari dua akar persamaan kuadrat selalu bernilai
$$\frac{c}{a}$$
-
Istilah "kuadrat" berasal dari bahasa Latin "quadratus", yang berarti "persegi". Persamaan ini dinamakan demikian karena pangkat tertinggi dari variabel di dalamnya adalah 2, yang berarti variabel tersebut "dikuadratkan".
-
Konsep dasar dari rumus kuadrat seperti yang kita gunakan saat ini pertama kali dijelaskan pada awal tahun 628 M oleh matematikawan asal India, Brahmagupta. Ia tidak menggunakan simbol matematika, melainkan menjabarkan solusinya menggunakan susunan kata. Namun, pada saat itu Brahmagupta hanya mendeskripsikan satu kemungkinan solusi dan belum mencantumkan tanda ± yang krusial di depan tanda akar kuadrat.
-
Kurva grafik dari fungsi kuadrat y=ax²+bx+c selalu berbentuk parabola. Solusi atau akar-akar dari persamaan kuadrat sebenarnya merupakan titik potong (koordinat intersepsi) antara grafik tersebut dengan sumbu X. Jika persamaan memiliki dua akar real, grafik akan memotong sumbu X di dua titik. Jika hanya memiliki satu akar kembar, titik puncak (maksimum/minimum) kurva parabola tersebut akan tepat menyinggung sumbu X. Jika persamaan tidak memiliki akar real, kurva tidak akan menyentuh atau memotong sumbu X sama sekali.
-
Jika koefisien pada suku kuadrat (nilai A) semakin mendekati angka nol, kurva parabola akan semakin melebar dan mendatar. Ketika nilainya benar-benar a=0, persamaan tersebut otomatis berubah menjadi persamaan linear, sehingga bentuk grafiknya pun berubah menjadi garis lurus!
-
Arah bukaan grafik parabola bergantung pada koefisien A. Jika nilai a>0, parabola akan terbuka ke atas. Sebaliknya, jika a<0, kurva parabola akan terbuka ke bawah. (Jika a=0, grafik tidak lagi membentuk kurva, melainkan berubah menjadi garis lurus).
Persamaan kuadrat memiliki peranan penting dan teraplikasi secara luas dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Sebagai contoh, di bidang ilmu fisika, persamaan kuadrat digunakan sebagai dasar perhitungan untuk memprediksi dan menggambarkan lintasan gerak peluru (proyektil).

