
Kalkulator Desimal ke Pecahan
Ubah bilangan desimal menjadi pecahan biasa atau campuran dengan mudah. Gunakan Kalkulator Desimal ke Pecahan online kami yang cepat, akurat, dan gratis!
Hasil
3
8
Ada kesalahan dengan perhitungan Anda.
Terakhir diperbarui: 27 Juni 2026
Daftar Isi
- Kalkulator Desimal ke Pecahan
- Cara Menggunakan Kalkulator Desimal ke Pecahan
- Cara Memasukkan Jumlah Tempat Desimal Berulang (Trailing Decimals)
- Definisi Penting
- Cara Mengubah Desimal Menjadi Pecahan
- Contoh Perhitungan (Desimal Terbatas)
- Cara Mengubah Desimal Menjadi Pecahan (Desimal Berulang)
Kalkulator Desimal ke Pecahan
Kalkulator Desimal ke Pecahan adalah alat online yang praktis dan mudah digunakan untuk mengubah angka desimal menjadi pecahan biasa atau pecahan campuran. Kalkulator konversi ini dapat memproses angka desimal terbatas (berhenti) maupun desimal berulang, lalu menampilkan hasil yang akurat dalam format pecahan biasa atau pecahan campuran.
Cara Menggunakan Kalkulator Desimal ke Pecahan
Untuk menggunakan alat ini, masukkan angka desimal yang ingin Anda konversi ke dalam kolom yang tersedia. Kemudian, masukkan jumlah digit tempat desimal yang berulang (lihat panduan detail di bawah), dan klik tombol "Hitung". Jika Anda ingin mengulang atau menghapus angka, cukup klik "Hapus".
Cara Memasukkan Jumlah Tempat Desimal Berulang (Trailing Decimals)
Angka desimal berulang (repeating decimals) adalah deretan angka di belakang tanda koma (desimal) yang berulang secara terus-menerus dengan pola yang sama hingga tak terhingga.
Misalnya, Anda ingin mengonversi desimal berulang \$0,333\ldots=0,\bar{3}\$. Pertama, ketik 0,3 pada kolom "Masukkan Angka Desimal". Kemudian, ketik angka 1 pada kolom input kedua, karena hanya ada satu digit angka yang berulang secara terus-menerus di belakang koma, yaitu angka 3. (Hasil konversinya adalah \$\frac{1}{3}\$.)
Jika Anda ingin mengonversi desimal berulang seperti \$0,454545\ldots=0,\bar{45}\$, ketik 0,45 terlebih dahulu pada kolom "Masukkan Angka Desimal". Selanjutnya, ketik angka 2 pada kolom input kedua, karena terdapat dua digit angka yang berulang di akhir, yaitu 45. (Hasil konversinya adalah \$\frac{5}{11}\$.)
Untuk angka desimal seperti \$2,83333333\ldots=2,8\bar{3}\$, masukkan 2,83 pada kolom "Masukkan Angka Desimal". Setelah itu, ketik angka 1 pada kolom kedua, karena hanya ada satu digit angka yang berulang di belakang koma, yaitu angka 3. (Hasil konversinya adalah \$2\frac{5}{6}\$.)
Contoh lainnya, untuk desimal \$0,285714285714\ldots=0,\bar{285714}\$, ketik angka 0,285714 pada kolom "Masukkan Angka Desimal". Kemudian, masukkan angka 6 pada kolom kedua, karena terdapat enam digit angka yang berulang, yaitu 285714. (Hasil konversinya adalah \$\frac{2}{7}\$.)
Kalkulator ini mendukung dan menerima input untuk angka desimal positif maupun negatif.
Setelah Anda memasukkan angka desimal beserta jumlah digit yang berulang, kalkulator akan otomatis memproses konversi desimal tersebut ke pecahan biasa atau pecahan campuran. Anda tidak hanya mendapatkan hasil akhir, tetapi juga penjelasan langkah demi langkah secara rinci.
Definisi Penting
Bilangan Desimal
Bilangan desimal secara umum dibagi menjadi dua kategori utama: desimal terbatas (terminating) dan desimal tak terbatas (non-terminating). Bilangan desimal terbatas adalah angka yang memiliki jumlah digit yang pasti setelah tanda koma (berhenti pada titik tertentu). Sebaliknya, desimal tak terbatas memiliki jumlah digit yang tidak ada habisnya setelah tanda koma.
Angka tak terbatas ini kemudian dibagi lagi menjadi dua jenis: berulang dan tidak berulang. Jika deretan digit setelah tanda koma berulang terus-menerus membentuk pola tertentu, ini disebut sebagai desimal berulang. Contoh desimal berulang meliputi:
$$16,3333333\ldots=16,\bar{3}$$
atau
$$3,961961961\ldots=3,\overline{961}$$
Sementara itu, bilangan desimal tak terbatas yang deretan angkanya tidak membentuk pola perulangan disebut sebagai desimal tidak berulang. Karena angka ini tidak pernah berakhir dan polanya acak, mustahil untuk menuliskannya secara utuh. Oleh sebab itu, desimal jenis ini tidak dapat dikonversi menjadi pecahan menggunakan kalkulator ini. Contoh desimal tidak berulang adalah:
$$6,7102984637\ldots$$
Pecahan Biasa dan Pecahan Campuran
Alat konverter desimal ke pecahan ini akan mengubah angka desimal Anda menjadi format pecahan biasa atau pecahan campuran. Dalam matematika, pecahan biasa (proper fraction) adalah pecahan yang nilainya kurang dari 1, di mana angka pembilang (bagian atas) selalu lebih kecil daripada angka penyebut (bagian bawah). Contoh pecahan biasa:
$$\frac{4}{9}\ atau \ \frac{3}{7}$$
Sebaliknya, pecahan tidak murni (improper fraction) adalah pecahan yang nilainya lebih besar dari atau sama dengan 1. Pada pecahan jenis ini, nilai pembilang lebih besar atau sama dengan penyebutnya. Contoh pecahan tidak murni:
$$\frac{11}{7}\ atau \ \frac{13}{2}$$
Jika suatu bilangan terdiri dari kombinasi bilangan bulat utuh dan pecahan biasa, maka ini disebut sebagai pecahan campuran (mixed number). Contoh pecahan campuran:
$$3\frac{3}{5}\ atau \ 6\frac{17}{31}$$
Kalkulator ini diprogram untuk memberikan hasil akhir dalam bentuk pecahan biasa yang paling sederhana atau pecahan campuran.
Cara Mengubah Desimal Menjadi Pecahan
Berikut adalah panduan langkah demi langkah tentang cara manual mengubah angka desimal menjadi pecahan biasa atau campuran.
Setiap angka desimal x dapat dituliskan dalam bentuk pecahan dengan penyebut 1, yaitu \$\frac{x}{1}\$. Sebagai langkah awal, tulis angka desimal tersebut sebagai pembilang (bagian atas), dan angka 1 sebagai penyebut (bagian bawah).
Selanjutnya, hitung jumlah digit angka di belakang tanda koma, lalu kalikan pembilang dan penyebut dengan angka 10 berpangkat sesuai jumlah digit tersebut. Jika angka desimal Anda memiliki n digit setelah tanda koma, maka pembilang dan penyebut harus dikalikan dengan \${10}^n\$.
Carilah Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari pembilang dan penyebut pecahan yang baru didapat. Sederhanakan pecahan tersebut dengan membagi pembilang dan penyebut menggunakan nilai FPB.
Jika setelah disederhanakan hasilnya berupa pecahan tidak murni, Anda dapat mengubah pecahan tersebut menjadi pecahan campuran.
Contoh Perhitungan (Desimal Terbatas)
Mari kita ubah angka desimal 0,125 menjadi pecahan. Dengan mengikuti panduan di atas, prosesnya adalah sebagai berikut:
Ubah angka tersebut menjadi pecahan dengan penyebut 1:
$$0,125=\frac{0,125}{1}$$
Angka ini memiliki 3 digit di belakang tanda koma, yaitu 125. Oleh karena itu, kita perlu mengalikan pembilang dan penyebutnya dengan \${10}^3\$:
$$\frac{0,125}{1}×\frac{1000}{1000}=\frac{125}{1000}$$
Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari pembilang dan penyebutnya adalah 125. Untuk menyederhanakan pecahan ini, bagi pembilang dan penyebutnya dengan angka 125:
$$\frac{125\div125}{1000\div125}=\frac{1}{8}$$
Hasil ini sudah berupa pecahan biasa yang paling sederhana, sehingga tidak perlu disederhanakan lagi.
Jawaban: \$0,125=\frac{1}{8}\$
Cara Mengubah Desimal Menjadi Pecahan (Desimal Berulang)
Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mengonversi angka desimal berulang menjadi pecahan.
Buatlah sebuah persamaan aljabar di mana variabel (misalnya, x) sama dengan angka desimal tersebut, tetapi cukup tuliskan bagian angka yang berulang satu kali saja. Sebagai contoh, jika angka desimal Anda adalah \$5,61111\ldots=5,6\bar{1}\$, maka bentuk persamaannya adalah:
$$x=5,6\bar{1}$$
Hitung jumlah digit yang masuk ke dalam kelompok desimal berulang n, lalu kalikan kedua sisi persamaan dengan \${10}^n\$. Pada contoh kita, hanya ada satu angka yang berulang, yaitu angka 1. Maka, kedua sisi persamaan harus dikalikan dengan \${10}^1=10\$:
$$10x=56,1\bar{1}$$
Lakukan pengurangan antara persamaan kedua dengan persamaan pertama. Pada contoh ini, perhitungannya adalah:
$$10x=56,1\bar{1}$$
$$x=5,6\bar{1}$$
$$9x=50,5$$
Dengan mencari nilai x, kita akan mendapatkan:
$$x=\frac{50,5}{9}$$
Untuk menghilangkan tanda koma desimal, kalikan pembilang dan penyebut dengan 10 pangkat n, di mana n adalah jumlah digit di belakang koma. Dalam kasus ini, hanya ada satu digit setelah tanda koma, yaitu angka 5. Jadi, kita perlu mengalikannya dengan 10:
$$\frac{50,5}{9}×\frac{10}{10}=\frac{505}{90}$$
Temukan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari pembilang dan penyebutnya. Sederhanakan pecahan dengan membagi keduanya menggunakan nilai FPB tersebut. Pada contoh ini, nilai FPB-nya adalah 5, sehingga:
$$\frac{505\div5}{90\div5}=\frac{101}{18}$$
Sederhanakan pecahan tidak murni tersebut menjadi pecahan campuran:
$$\frac{101}{18}=5\frac{11}{18}$$
Kesimpulannya, \$5,6\bar{1}=5\frac{11}{18}\$.




