
Kalkulator KPK
Hitung Kelipatan Persekutuan Terkecil secara instan dengan Kalkulator KPK kami. Dilengkapi penjelasan langkah demi langkah, faktorisasi prima, dan diagram Venn.
Kelipatan Persekutuan Terkecil (LCM)
LCM = 300
Ada kesalahan dengan perhitungan Anda.
Terakhir diperbarui: 27 Juni 2026
Daftar Isi
Kalkulator KPK online ini memudahkan Anda untuk mencari Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari dua bilangan atau lebih secara cepat dan akurat. Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) adalah bilangan positif terkecil yang habis dibagi oleh semua bilangan yang diberikan. Sebagai contoh, KPK dari 2 dan 3 adalah 6, karena 6 merupakan bilangan terkecil yang habis dibagi oleh 2 maupun 3. Selain memberikan hasil akhir, kalkulator matematika ini juga menyajikan langkah-langkah penyelesaian secara mendetail menggunakan berbagai metode: daftar kelipatan, faktorisasi prima, cake/ladder (sengkedan/tangga), metode pembagian, metode FPB, dan diagram Venn.
Petunjuk penggunaan
- Untuk menggunakan kalkulator KPK ini, masukkan bilangan yang ingin Anda hitung, lalu tekan tombol "Hitung".
- Gunakan spasi atau koma untuk memisahkan setiap bilangan. Harap diingat untuk tidak menggunakan tanda titik sebagai pemisah ribuan. Misalnya, tuliskan seribu sebagai 1000, bukan 1.000. Sistem akan secara otomatis menampilkan nilai Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari deretan bilangan tersebut.
- Untuk melihat langkah penyelesaian yang lebih terperinci, pilih metode perhitungan yang diinginkan dari menu drop-down, lalu tekan "Hitung".
- Jika Anda ingin membandingkan cara penyelesaian dengan metode yang berbeda, cukup ubah pilihan pada menu drop-down dan tekan "Hitung" kembali.
- Untuk mengosongkan kolom input, tekan tombol "Hapus".
Algoritma Perhitungan
Daftar kelipatan
Cara termudah untuk mencari Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari beberapa bilangan adalah dengan menuliskan daftar kelipatan dari masing-masing bilangan hingga Anda menemukan satu kelipatan yang sama di semua daftar. Angka yang sama dan paling awal muncul tersebut adalah KPK-nya.
Sebagai contoh, mari kita cari KPK dari 5 dan 7, yang ditulis sebagai KPK (5, 7):
Kelipatan 5: 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45, 50, 55, 60, dst.
Kelipatan 7: 7, 14, 21, 28, 35, 42, 49, 56, 63, 70, 77, dst.
Angka 35 adalah kelipatan pertama yang muncul pada kedua daftar kelipatan tersebut; dengan demikian, KPK (5, 7) = 35.
Faktorisasi prima
Untuk mencari KPK menggunakan metode faktorisasi prima (pohon faktor), ikuti langkah-langkah berikut:
- Temukan faktor prima dari setiap bilangan.
- Tuliskan faktorisasi prima dari setiap bilangan dalam bentuk eksponen atau pangkat (misalnya, 2 × 2 × 2 ditulis menjadi 2³).
- Kalikan semua faktor prima dengan pangkat tertingginya.
- Hasil perkalian tersebut merupakan nilai KPK dari bilangan-bilangan yang diberikan.
Perlu dicatat bahwa Anda juga bisa mencari KPK tanpa harus mengubah faktorisasi prima ke dalam bentuk eksponen. Jika demikian, gantilah langkah ke-3 di atas dengan mengalikan setiap faktor prima sesuai dengan jumlah kemunculan terbanyaknya pada salah satu bilangan.
Sebagai contoh, mari mencari KPK dari 3, 12, dan 40, atau KPK (3, 12, 40):
- Temukan faktor prima dari setiap bilangan.
Faktor prima dari 3: 3 adalah bilangan prima.
Faktor prima dari 12: 2 × 2 × 3
Faktor prima dari 40: 2 × 2 × 2 × 5
- Tuliskan faktorisasi prima dalam bentuk eksponen.
3 = 3¹
12 = 2² × 3
40 = 2³ × 5¹
- Kalikan pangkat tertinggi dari semua faktor prima.
2³ × 3¹ × 5¹ = 120
- KPK (3, 12, 40) = 120
Jika tidak menggunakan bentuk eksponen, perhitungan pada langkah ke-3 akan menjadi 2 × 2 × 2 × 3 × 5 = 120.
Kalkulator KPK online ini akan menampilkan kedua pilihan penulisan di atas untuk solusi metode faktorisasi prima.
Cake/Ladder (Kue/Tangga)
Metode ini dinamakan Cake/Ladder karena alur penyelesaiannya membentuk pola yang menyerupai lapisan kue atau anak tangga (di Indonesia juga sering dikenal dengan metode sengkedan). Mari kita pelajari metode ini secara langsung dengan memecahkan contoh pencarian KPK dari 12, 15, dan 24.
- Pertama, tuliskan bilangan-bilangan tersebut secara berdampingan, lalu gambarlah bentuk "anak tangga" atau "lapisan kue" seperti di bawah ini:

- Carilah bilangan pembagi yang bisa membagi habis setidaknya dua dari bilangan-bilangan tersebut. Tuliskan angka pembagi di sisi kiri, lalu lakukan pembagian. Tuliskan hasil baginya pada "lapisan kue" di bawahnya. Jika ada bilangan yang tidak habis dibagi, cukup turunkan bilangan tersebut secara utuh.
Mari kita gunakan angka 2 sebagai bilangan pembagi pertama untuk contoh di atas, karena 12 dan 24 habis dibagi oleh 2. Kita akan mendapatkan hasil seperti berikut:

- Ulangi terus langkah ke-2 hingga tidak ada lagi angka yang bisa membagi habis setidaknya dua bilangan secara bersamaan:

- Nilai KPK dari angka-angka tersebut didapat dengan mengalikan semua bilangan di kolom sebelah kiri dan baris paling bawah. Pada kasus ini:
KPK (12, 15, 24) = 2 × 2 × 3 × 1 × 5 × 2 = 120
Metode pembagian
Metode pembagian ini sebenarnya sangat mirip dengan metode cake/ladder (sengkedan). Perbedaannya, dalam metode ini Anda harus terus membagi angka-angka tersebut menggunakan bilangan prima hingga menghasilkan sisa bagi berupa angka 1 untuk setiap kolom. Alhasil, baris terbawah nantinya hanya akan berisi angka 1, dan Anda dapat menghitung KPK dengan mengalikan seluruh bilangan prima pembagi yang berada di kolom sebelah kiri. Jika kita mengacu pada contoh sebelumnya (mencari KPK (12, 15, 24)), tabel pembagiannya akan tampak seperti berikut ini:
| 2 | 12 | 15 | 24 |
| 2 | 6 | 15 | 12 |
| 2 | 3 | 15 | 6 |
| 3 | 3 | 15 | 3 |
| 5 | 1 | 5 | 1 |
| 1 | 1 | 1 |
Dan pada akhirnya, didapatkan KPK (12, 15, 24) = 2 × 2 × 2 × 3 × 5 = 120
Metode Faktor Persekutuan Terbesar (FPB)
Untuk mencari KPK dari dua bilangan dengan memanfaatkan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB), Anda bisa menggunakan rumus berikut:
LCM (x, y) = (x × y) / GCF (x, y)
Untuk menghitung KPK dari tiga bilangan atau lebih, Anda perlu menerapkan rumus tersebut secara berulang. Misalnya, KPK dari tiga bilangan dapat dihitung menggunakan rumusan berikut:
LCM (x, y, z) = LCM (LCM (x, y), z)
Sebagai contoh aplikasinya, mari kita cari KPK dari 6 dan 8. Kita ketahui bahwa FPB (6, 8) adalah 2. Oleh karena itu perhitungannya adalah:
LCM (6, 8) = (6 × 8)/2 = 48/2 = 24
Diagram Venn
Cara mencari KPK menggunakan diagram Venn diawali dengan mengidentifikasi faktor prima dari masing-masing bilangan. Setelah itu, Anda perlu mengelompokkan faktor-faktor tersebut berdasarkan keterkaitannya (irisannya) dengan dua atau tiga bilangan yang ada, lalu memetakannya ke dalam sebuah diagram Venn. Untuk kasus KPK (12, 15, 24), visualisasi diagram Venn-nya akan tampak seperti ini:

Harap diperhatikan bahwa kalkulator KPK online ini hanya akan menampilkan penyelesaian berupa diagram Venn untuk penghitungan 2 atau 3 bilangan saja.
Contoh perhitungan
Mari kita lihat penerapan pencarian KPK dalam kehidupan sehari-hari:
Mike dan Lina sama-sama mengikuti kelas karate, tetapi mereka memiliki jadwal yang berbeda. Mike berlatih setiap 5 hari sekali, sedangkan Lina berlatih setiap 3 hari sekali. Jika hari ini mereka berlatih karate bersama-sama, dalam berapa hari lagikah mereka akan kembali menghadiri kelas karate di hari yang sama?
Solusi
Untuk memecahkan masalah ini, kita perlu mencari Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari 5 dan 3, yaitu KPK (5, 3). Mari kita selesaikan dengan bantuan metode faktorisasi prima.
3 adalah bilangan prima, jadi 3 = 3¹
5 juga merupakan bilangan prima, oleh karena itu, 5 = 5¹
KPK (5, 3) = 3¹ × 5¹ = 15
Jawaban
Mike dan Lina akan kembali berlatih karate bersama-sama dalam 15 hari ke depan.



